Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Selamat
pagi..
Yang
tehormat Bapak Anas Ahmadi selaku dosen Bahasa Indonesia 2011 PENKEP FIK UNESA juga
kawan-kawan semua yang bergembira!!!
Pertama
sekali segala puji untuk Allah SWT dan sholawat serta salam hanya untuk Nabi Muhammad
SAW.
Hadirin
hadirat yang berabahagia, Langsung saja ke topik pembicaraan yaitu ‘ANARKISME’.
Anarkisme berasal dari kata dasar ‘anarki’ dengan imbuhan ‘-isme’ merupakan serapan
dari bahasa inggris, belanda, prancis dan jerman yang berakar dari bahasa
yunani ‘anarchos/anarchein’ artinya ‘tanpa pemerintahan’. Menurut Kamus Ilmiah Populer
karangan Pius dan Dahlan Anarkisme yaitu suatu faham kebebasan bertindak tanpa
mau diikat oleh undang-undang.
Kawan-kawan
yang bergembira. Di Negara tercinta kita ini nilai-nilai pancasila yang luhur
kian ditiggalkan dan tergeser oleh faham-faham yang merusak salah satunya yaitu
tadi, anarkisme. Seperti kejadian yang terjadi seminggu yang lalu, demonstrasi
menentang kenaikan harga BBM berakhir rusuh di berbagai daerah termasuk Jakarta
dan tidak ketinggalan aksi lempar tangkap bebatuan supporter sepak bola antara
pendukung PERSELA Lamongan yaitu LA Mania dengan pendukung PERSEBAYA Surabaya
atau Bonek yang dimenangkan oleh LA Mania karena berhasil menumbangkan 8 orang
bonek.
Apakah
hal ini pantas terjadi di Negara bhineka tunggal ika kita?? Tentu saja tidak!!
Dimana peran pendidikan yang semestinya memanusiakan manusia?? Membentuk insan
kamil?? Yang ada malah pem-bintangan manusia… bila fenomena ini terus dibiarkan
tak lama lagi Negara ini akan hancur oleh rakyatnya sendiri yang bertindak
tanpa aturan dan liar.
Kawan-kawanku
yang tercinta. Untuk itu kita sebagai salah satu komponen pembangun Negara,
kita sebagai agen perubahan, kita sebagai manusia yang berpendidikan harus ikut
untuk menanggulangi kejadian yang telah berlangsung lama ini. Mulai dari hal
terkecil dari diri kita, mulailah bertindak yang benar, respon kejian-kejadian
yang tidak sesuai, bersikap lebih dewasa dalam menghadapi masalah, sabar,
lapang dada, ikhlas, bijaksana, adil dan sebagainya. Mulai dari beberapa hal
kecil tersebut semoga Negara kita menjadi Negara yang santun, damai, tentram,
dan berbudi luhur seperti beberapa tahun yang lalu.. amin
Mahasiswa!!!
Bisaa!!
Demikian
dari saya mohon maaf bila ada salah-salah kata dan terimakasih banyak atas
perhatiannya.
Wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar