Jumat, 06 Februari 2015

CONTOH IDATO SINGKAT ANARKISME



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi..

Yang tehormat Bapak Anas Ahmadi selaku dosen Bahasa Indonesia 2011 PENKEP FIK UNESA juga kawan-kawan semua yang bergembira!!!

Pertama sekali segala puji untuk Allah SWT dan sholawat serta salam hanya untuk Nabi Muhammad SAW.

Hadirin hadirat yang berabahagia, Langsung saja ke topik pembicaraan yaitu ‘ANARKISME’. Anarkisme berasal dari kata dasar ‘anarki’ dengan imbuhan ‘-isme’ merupakan serapan dari bahasa inggris, belanda, prancis dan jerman yang berakar dari bahasa yunani ‘anarchos/anarchein’ artinya ‘tanpa pemerintahan’. Menurut Kamus Ilmiah Populer karangan Pius dan Dahlan Anarkisme yaitu suatu faham kebebasan bertindak tanpa mau diikat oleh undang-undang.

Kawan-kawan yang bergembira. Di Negara tercinta kita ini nilai-nilai pancasila yang luhur kian ditiggalkan dan tergeser oleh faham-faham yang merusak salah satunya yaitu tadi, anarkisme. Seperti kejadian yang terjadi seminggu yang lalu, demonstrasi menentang kenaikan harga BBM berakhir rusuh di berbagai daerah termasuk Jakarta dan tidak ketinggalan aksi lempar tangkap bebatuan supporter sepak bola antara pendukung PERSELA Lamongan yaitu LA Mania dengan pendukung PERSEBAYA Surabaya atau Bonek yang dimenangkan oleh LA Mania karena berhasil menumbangkan 8 orang bonek.

Apakah hal ini pantas terjadi di Negara bhineka tunggal ika kita?? Tentu saja tidak!! Dimana peran pendidikan yang semestinya memanusiakan manusia?? Membentuk insan kamil?? Yang ada malah pem-bintangan manusia… bila fenomena ini terus dibiarkan tak lama lagi Negara ini akan hancur oleh rakyatnya sendiri yang bertindak tanpa aturan dan liar.

Kawan-kawanku yang tercinta. Untuk itu kita sebagai salah satu komponen pembangun Negara, kita sebagai agen perubahan, kita sebagai manusia yang berpendidikan harus ikut untuk menanggulangi kejadian yang telah berlangsung lama ini. Mulai dari hal terkecil dari diri kita, mulailah bertindak yang benar, respon kejian-kejadian yang tidak sesuai, bersikap lebih dewasa dalam menghadapi masalah, sabar, lapang dada, ikhlas, bijaksana, adil dan sebagainya. Mulai dari beberapa hal kecil tersebut semoga Negara kita menjadi Negara yang santun, damai, tentram, dan berbudi luhur seperti beberapa tahun yang lalu.. amin
Mahasiswa!!! Bisaa!!

Demikian dari saya mohon maaf bila ada salah-salah kata dan terimakasih banyak atas perhatiannya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar